Thursday, August 3, 2017

Polres Bandung Belum Turunkan Izin Persib vs PS TNI di Jalak Harupat

Polres Bandung Belum Turunkan Izin Persib vs PS TNI di Jalak Harupat
Sepakbola -- Polres Bandung belum memberikan izin pertandingan Persib Bandung vs PS TNI di Stadion Si Jalak Harupat (SJH) Soreang Sabtu 5 Agustus 2017.

Menurut Kabag Ops Polres Bandung, Kompol Widi Setiawan, izin belum diberikan karena belum ada kejelasan tentang sanksi yang diberikan kepada Bobotoh Persib

Dalam surat yang diterima Polres Bandung, operator Liga 1, PT LIB  memperbolehkan, pertandingan digelar dengan disaksikan penonton, namun tanpa mengenakan atribut Persib. Sedangkan surat dari Komdis PSSI menyatakan, laga Persib kontra PS TNI digelar tanpa penonton.

"Kami akan konfirmasikan dulu ke Panpel maupun PSSI. Jangan sampai nanti saat pelaksanaan malah membingungkan masyarakat yang akan menonton ke Jalak Harupat," ujar Widi kepada wartawan di Mapolres Bandung, Jln. Bhayangkara, Soreang, Kab. Bandung, Kamis (3/8/2017).

Widi menjelaskan, Panpel Persib sendiri telah mengurus surat izin laga tersebut. Namun pihak kepolisian belum mengeluarkan izin dan rekomendasi laga.

"Masih terus kami rapatkan. Kami menunggu kejelasannya baik dari Panpel, PT LIB maupun PSSI. Karena kami tidak mau gegabah dan antisipasi terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," katanya dikutip Gala Persib.

Sebelumnya, pihak Persib menegaskan, tiket pertandingan Persib vs PS TNI Sabtu (5/8/2017) hanya untuk masyarakat umum non-bobotoh dan pendukung PS TNI.

Sebelumnya, Manajer Persib Umuh Muchtar, Umuh menyatakan bobotoh boleh menonton tanpa atribut. Namun, Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria, menegaskan sanksi larangan bobotoh mendukung Persib di stadion tetap berlaku di lima pertandingan.

Umuh pun menjelaskan, penonton yang diperbolehkan hadir untuk menyaksikan laga tersebut merupakan penonton biasa atau suporter dari PS TNI. "Penonton boleh, tapi bobotoh tidak boleh nonton apalagi pakai atribut Persib," katanya.

Hal senada dikemukakan Media Officer Persib, Irfan Suryadiredja. Menurutnya, pernyataan "penonton" yang diungkapkan Umuh ini meliputi masyarakat atau warga. Sedangkan sanksi yang diberikan Komdis PSSI ditunjukkan untuk bobotoh.

Hal ini berarti, kata Irfan, hukuman tersebut tidak berlaku bagi masyarakat umum atau suporter tim tamu, yakni PS TNI, yang bukan tergolong bobotoh.

"Sepak bola bukan milik fans tapi masyarakat umum, sehingga masyarakat khususnya di Jabar yang selama ini tidak pernah nonton langsung atau kesuitan dapat tiket, silakan untuk menonton pertandingan. Panpel membuka pemesanan tiket untuk masyarakat umum dan suporter PS TNI untuk pertandingan Persib melawan PS TNI," kata Irfan di situs resmi Persib.

Panitia Pelaksana (Panpel) Persib membuka penjualan tiket kepada publik sejak Rabu (2/8/2017) melalui situs resmi klub.

"Panpel membuka pemesana tiket untuk masyarakat umum dan supporter PS TNI untuk (laga) Persib vs PS TNI,” lanjutnya.*

logoblog

Thanks for reading Polres Bandung Belum Turunkan Izin Persib vs PS TNI di Jalak Harupat

Previous
« Prev Post

Related Posts