Sunday, September 17, 2017

Sanksi PSSI untuk Bobotoh Persib Karena Save Rohingya Dinilai Tidak Masuk Akal

Sanksi PSSI untuk Bobotoh Persib Karena Save Rohingya Dinilai Tidak Masuk Akal
Sanksi Komdis PSSI kepada Bobotoh Persib Bandung berupa denda Rp50 juta akibat koreografi Save Rohingnya di stadion dinilai tidak masuk akal.

PSSI bahkan dinilai kurang ajar karena memberikan sanksi atas aksi koreografi kemanusiaan yang dilakukan bobotoh di Stadion Jalak Harupat ketika Persib bertanding melawan Semen Padang, Sabtu (9/9/2017) dalam lanjutan Liga 1 Indonesia itu.

"PSSI kurang ajar dengan memberikan sanksi. Ini bukan politik yang dibawa ke olahraga, khususnya sepak bola. Namun yang dilakukan bobotoh adalah bentuk empati dari sisi kemanusiaan terhadap muslim Rohingya yang menjadi korban dari tindakan biadab yang tidak berkeperimanusiaan," kata Wakil Ketua DPRD Jabar, Haris Yuliana, pada wartawan, Sabtu (15/9), dikuti merdeka.com.

Haris tidak habis pikir dengan keputusan sanksi yang diberikan PSSI kepada Persib atas tindakan bobotoh tersebut. Kata dia, hal ini menandakan para pengurus PSSI telah kehilangan hati nurani dan sisi keprimanusiaan dalam melawan ketidak adilan dan kebiadaban pihak-pihak tertentu.

"Kalau seperti ini, pengurus PSSI tidak punya hati nurani. Masa bobotoh memiliki kepedulian terhadap sesama malah diberi sanksi. Sungguh tidak masuk akal," ungkapnya.

Padahal, sepakbola sangat menjunjung tinggi sportivitas dan nilai-nilai kemanusiaan. Salah satu yang paling santer didengungkan adalah melawan rasis.

"Masalah rasis saja diperjuangkan dan ada sanksi bagi yang melakukannya. Apalagi ini. Membunuh dan membinasakan muslim Rohingya," katanya.

Haris menambahkan, jika permasalahan muslim Rohingya dianggap sebagai politik internal Myanmar, maka bantuan yang diberikan Presiden Joko Widodo salah. Namun sekali lagi, ini adalah kemanusiaan yang terpanggil bukan masalah politik.

"Jika logika yang digunakan PSSI saat ini, maka bantuan yang diberikan Jokowi salah karen mencampuri urusan negar lain. Tapi ini adalah masalah kemanusiaan bukan politik. Ini yang harus dipahami PSSI," terangnya.

Secara pribadi, Haris sangat mengapresiasi bobotoh yang aksi kepedulian terhadap muslim Rohingya dan juga upaya patungan yang akan dilakukan bobotoh untuk membayar denda yang dijatuhkan kepada Persib.

"Saya akan patungan juga karena sisi kemanusiaan yang berbicara. Dan saya akan menyerahkan langsung kepada bobotoh," tegasnya.

Pihak Bobotoh sendiri menggalang dana berupa #KoinUntukPSSI. Dana yang terhimpun dikabarkan sudah melampaui angka 50 juta. Jika ada lebihnya, koin akan disumbangkan kepada etnis Rohingya.

Sebelum menghitung, koin yang tersimpat di tiga tong penyimpanan koin tersebut. Satu per satu tong dibuka dan dilakukan pemisahan koin yang nominalnya Rp500, Rp1000, Rp200, dan Rp100.

Setelah nominal koin terpisah baru akan dihitung dengan menggunakan mesin penghitung uang logam.

Baru tiga hari dibuka, bantuan bobotoh Persib Bandung untuk denda yang dijatuhkan PSSI dan sumbangan untuk Rohingya sudah capai puluhan juta rupiah.


logoblog

Thanks for reading Sanksi PSSI untuk Bobotoh Persib Karena Save Rohingya Dinilai Tidak Masuk Akal

Previous
« Prev Post

Related Posts