Peluang Juara Tertutup, Rossi Alihkan Fokus ke MotoGP 2018

Peluang Juara Tertutup, Rossi Alihkan Fokus ke MotoGP 2018
Peluang Juara Tertutup, Rossi Alihkan Fokus ke MotoGP 2018
Pebalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi, sudah tidak berpeluang lagi menjadi juara dunia MotoGP musim ini. 

The Doctor pun mengalihkan fokus untuk bangkit pada MotoGP musim depan. 

Akhir pekan ini MotoGP menggelar seri ke-16 di Philip Island, Australia. (Lihat: Jadwal MotoGP Australia).

Rossi berada di peringkat kelima klasemen sementara kejuaraan dunia MotoGP 2017 dengan torehan 168 poin. Dia tertinggal 76 poin dari pemuncak klasemen, Marc Marquez yang menunggangi motor Repsol Honda.

"Saya lebih peduli tentang masa depan daripada saat ini," ujar Valentino Rossi, seperti dilansir Bike Sport News, Selasa (17/10/2017).

MotoGP 2017 menyisakan tiga balapan lagi yakni di Australia, Malaysia, dan Valencia. Poin yang dimiliki Rossi sudah tidak bisa lagi mengejar The Baby Alien yang ada di puncak klasemen.

"Karena kami berada di luar pertarungan kejuaraan dunia, balapan yang tersisa ini penting, tapi kami utamakan memikirkan tahun depan," imbuh Rossi.

Juara dunia balap motor sembilan kali ini mengakui kegagalannya dalam persaingan juara MotoGP 2017. 

Menurut Rossi, Yamaha punya mimpi buruk ketika mengaspal dalam cuaca ekstrem seperti di Sirkuit Motegi, MotoGP Jepang.

"Ini sangat aneh. Lihat saja Yamaha di jalurnya. Bahkan Johann Zarco, yang sedang memakai motor 2016, dia cepat dalam keadaan basah, tapi dalam lima lap terakhir dia harus melambat tiga sampai empat detik satu putaran, dari posisi keempat dia harus turun dari posisi kedelapan," terangnya.

"Jadi, ban tidak bekerja pada motor kami. Antara ide kami dan Michelin perlu pemahaman bagaimana membuat ban ini bekerja, karena mereka mengerjakan motor lainnya," papar Rossi.

Hal senada dikemukakan Maverick Vinales. Ia mengakui timnya belum bisa memecahkan masalah sepanjang MotoGP 2017. 

Vinales saat ini menduduki posisi ketiga klasemen sementara kejuaraan dunia MotoGP 2017. Pembalap asal Spanyol ini mengumpulkan 203 poin dan tertinggal 31 poin dari Marc Marquez, sang pemuncak klasemen.

"Sepanjang tahun kami belum percaya diri pada balapan dengan cuaca hujan. Kami tidak bisa memecahkan masalah sepanjang musim," jelas Vinales.

"Lalu, bagaimana kami bisa melakukannya (menang) saat akhir pekan perlombaan? Ini bukan hanya satu masalah, kurangnya grid adalah kesalahan dari sasis dan perangkat elektronik," ujarnya.

Dalam balapan MotoGP Jepang akhir pekan lalu yang berlangsung hujan, Vinales finis di posisi kesembilan. Rekan setim Vinales, Valentino Rossi, gagal finis karena terjatuh di lap keenam.

"Kami banyak kesulitan saat tidak ada grip di lintasan. Saat saya mengendarai motor lain, mudah untuk mengerti di mana kami kalah, tapi tidak mudah menemukan solusi untuk motor kami," kata Vinales.*

Copyright © Sepakbola GP. All rights reserved.
Back To Top